Spanish Latte adalah Pilihan Kopi Susu dengan Rasa Legit
- Mengenal Komposisi Utama dalam Spanish Latte
- Sejarah dan Asal Usul Spanish Latte di Dunia Kopi
- Perbedaan Spanish Latte dengan Kopi Susu Lainnya
- Cara Membuat Spanish Latte yang Enak di Rumah
- Mengapa Spanish Latte Menjadi Tren di Indonesia?
- Rekomendasi Takaran Kalori dan Batas Konsumsi Harian
- Menentukan Pilihan Coffee Creamy yang Paling Tepat
Dunia kopi terus berkembang dengan berbagai variasi menu yang menawarkan profil rasa beragam, mulai dari yang pahit intens hingga yang manis lembut. Salah satu menu yang belakangan ini meraih popularitas tinggi di berbagai kafe gelombang ketiga (third wave coffee) adalah Spanish Latte. Jika Anda sering berkunjung ke kedai kopi kekinian, Anda mungkin sering melihat menu ini bersanding dengan Cafe Latte atau Cappuccino konvensional. Namun, sebenarnya spanish latte adalah minuman kopi berbasis espresso yang memiliki karakteristik khusus karena penggunaan susu kental manis sebagai komponen pemanis utamanya, bukan sekadar sirup atau gula cair biasa.
Minuman ini menawarkan tekstur yang jauh lebih creamy dan padat dibandingkan latte standar. Bagi banyak orang, Spanish Latte menjadi 'jalan tengah' bagi mereka yang menganggap espresso terlalu kuat namun merasa latte biasa terlalu hambar. Kehadiran susu kental manis di dalamnya memberikan dimensi rasa karamel yang alami, yang menyatu sempurna dengan keasaman dan kepahitan dari biji kopi pilihan. Mari kita bedah lebih dalam mengenai asal-usul, komposisi, hingga cara terbaik menikmati minuman yang tengah naik daun ini.

Mengenal Komposisi Utama dalam Spanish Latte
Untuk memahami mengapa minuman ini begitu digemari, kita harus melihat apa yang ada di dalam cangkirnya. Secara struktur, spanish latte adalah evolusi dari minuman kopi susu tradisional. Berbeda dengan latte klasik yang hanya mengandalkan emulsi susu (microfoam) untuk menciptakan rasa manis alami dari laktosa, varian Spanyol ini menambahkan lapisan rasa yang lebih tebal.
- Espresso: Biasanya menggunakan double shot untuk memastikan rasa kopi tetap menonjol di tengah dominasi susu.
- Susu Kental Manis (Condensed Milk): Inilah pembeda utamanya. Susu kental manis diletakkan di dasar gelas atau dicampur langsung dengan espresso panas.
- Textured Milk: Susu cair yang dipanaskan (steamed milk) dengan lapisan busa tipis di atasnya, mirip dengan tekstur latte pada umumnya.
Kombinasi ketiga bahan ini menciptakan gradasi warna yang indah jika disajikan dalam gelas kaca transparan. Lapisan putih kental di bawah, cokelat tua di tengah, dan putih lembut di atas membuat Spanish Latte menjadi salah satu minuman yang sangat instagrammable.
Sejarah dan Asal Usul Spanish Latte di Dunia Kopi
Meskipun namanya menyematkan kata 'Spanish', sejarah minuman ini memiliki kaitan erat dengan budaya minum kopi di wilayah penutur bahasa Spanyol dan juga dipengaruhi oleh ketersediaan bahan di masa lalu. Di Spanyol, minuman yang mirip dikenal dengan sebutan Cafe con Leche, namun biasanya hanya terdiri dari kopi dan susu panas tanpa tambahan pemanis kental. Penggunaan susu kental manis sendiri lebih identik dengan Cafe Bombón yang populer di Valencia.
"Kopi adalah bahasa universal, dan penambahan susu kental manis dalam tradisi Spanyol awalnya merupakan solusi untuk menjaga ketersediaan susu segar di wilayah dengan iklim panas atau saat teknologi pendingin belum maju."
Namun, dalam konteks modern, Spanish Latte yang kita kenal sekarang justru sangat populer di kawasan Timur Tengah, seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, sebelum akhirnya meledak di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Di wilayah tersebut, selera masyarakat cenderung menyukai minuman yang manis namun tetap memiliki 'tendangan' kafein yang kuat. Oleh karena itu, resep ini dimodifikasi agar bisa dinikmati baik dalam keadaan panas (Hot Spanish Latte) maupun dingin (Iced Spanish Latte).
Perbedaan Spanish Latte dengan Kopi Susu Lainnya
Seringkali konsumen bingung membedakan antara Spanish Latte dengan jenis kopi susu lainnya seperti Vietnamese Drip atau Cafe Latte biasa. Padahal, dari sisi teknik pembuatan dan rasa, ketiganya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Berikut adalah tabel perbandingan untuk memudahkan Anda memahami perbedaannya:
| Karakteristik | Spanish Latte | Cafe Latte | Vietnamese Coffee |
|---|---|---|---|
| Metode Ekstraksi | Espresso Machine | Espresso Machine | Phin Filter (Drip) |
| Jenis Susu | Steamed Milk + SKM | Steamed Milk (Microfoam) | Condensed Milk (SKM) |
| Tekstur | Creamy & Velvet | Light & Airy | Heavy & Syrupy |
| Profil Rasa | Sweet-Balanced | Milky-Savory | Strong-Sweet |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa spanish latte adalah jembatan antara modernitas espresso base dengan tradisi kopi manis ala Asia. Jika Vietnamese Coffee terasa terlalu berat karena biasanya menggunakan biji Robusta dan metode tetes yang lambat, Spanish Latte memberikan kelembutan khas mesin espresso dengan sentuhan manis yang pas.

Spanish Latte vs Cafe Latte
Pada Cafe Latte, rasa manis yang muncul murni berasal dari pemanasan protein dan lemak dalam susu (laktosa). Sementara itu, Spanish Latte sengaja ditambahkan profil rasa nutty dan caramelized dari susu kental manis. Ini membuatnya lebih ramah bagi lidah orang Indonesia yang secara kultural sudah terbiasa dengan kopi susu manis sejak lama.
Spanish Latte vs Vietnamese Coffee
Perbedaan paling mencolok terletak pada metode seduhnya. Kopi Vietnam menggunakan alat Phin Filter yang menghasilkan konsentrasi kopi sangat pekat namun rendah tekanan. Spanish Latte menggunakan espresso yang diekstraksi dengan tekanan tinggi (9 bar), sehingga menghasilkan crema dan aroma yang lebih kompleks.
Cara Membuat Spanish Latte yang Enak di Rumah
Anda tidak perlu selalu pergi ke kafe mahal untuk menikmati secangkir minuman ini. Dengan peralatan minimalis, Anda bisa meraciknya sendiri di dapur. Kunci dari kelezatan spanish latte adalah keseimbangan antara kekuatan espresso dan kualitas susu kental manis yang digunakan.
- Siapkan Espresso: Seduh 2 shot espresso (sekitar 60ml). Jika tidak ada mesin espresso, Anda bisa menggunakan Moka Pot atau kopi instan tanpa ampas yang dilarutkan dengan sedikit air panas agar kental.
- Tambahkan Pemanis: Tuangkan 1-2 sendok makan susu kental manis ke dalam gelas. Anda bisa menyesuaikan tingkat kemanisan sesuai selera.
- Proses Susu: Panaskan susu cair (bisa menggunakan susu full cream atau oat milk untuk opsi vegan) hingga mencapai suhu 60-65 derajat Celcius. Kocok menggunakan milk frother hingga muncul busa halus.
- Penyajian: Tuangkan espresso ke dalam gelas berisi susu kental manis, aduk rata. Terakhir, tuangkan steamed milk secara perlahan untuk menciptakan lapisan foam di atasnya.
Untuk varian dingin atau Iced Spanish Latte, cukup tambahkan es batu ke dalam campuran espresso dan susu kental manis sebelum menuangkan susu cair dingin di atasnya. Gunakan sedotan untuk mengaduk perlahan agar tercipta efek gradasi warna yang cantik.

Mengapa Spanish Latte Menjadi Tren di Indonesia?
Tren kopi di Indonesia selalu berputar, namun kategori kopi susu gula aren dan Spanish Latte tampaknya memiliki tempat spesial. Hal ini dikarenakan preferensi palet lidah masyarakat lokal yang menyukai rasa creamy. Penggunaan susu kental manis dalam spanish latte adalah nostalgia rasa yang dikemas dalam format modern nan elegan.
Selain itu, adaptabilitas menu ini sangat luas. Banyak kafe yang kini mengganti susu sapi dengan plant-based milk seperti almond atau soy milk, namun tetap menggunakan pemanis kental (versi vegan) untuk mempertahankan identitas rasanya. Ini membuat Spanish Latte bisa dinikmati oleh siapa saja, termasuk mereka yang memiliki gaya hidup sehat tertentu namun tetap ingin memanjakan diri dengan segelas kopi manis.
Rekomendasi Takaran Kalori dan Batas Konsumsi Harian
Dibalik rasanya yang nikmat, kita harus tetap memperhatikan aspek kesehatan. Karena mengandung susu kental manis yang memiliki kadar gula dan kalori cukup tinggi, konsumsi Spanish Latte sebaiknya dibatasi. Satu porsi Spanish Latte ukuran standar (12 oz) biasanya mengandung sekitar 180 hingga 250 kalori, tergantung pada merk susu kental manis dan takaran yang digunakan.
Bagi Anda yang sedang memantau asupan gula, Anda bisa meminta barista untuk mengurangi (less sugar) takaran susu kental manisnya menjadi hanya satu sendok teh saja. Pilihan biji kopi Arabica dengan notes cokelat atau kacang-kacangan juga sangat disarankan karena secara alami sudah memberikan kesan manis tanpa harus bergantung sepenuhnya pada gula tambahan.
Menentukan Pilihan Coffee Creamy yang Paling Tepat
Memilih minuman kopi yang tepat adalah soal eksplorasi rasa pribadi. Jika Anda adalah tipe orang yang menghargai tekstur lembut, rasa manis yang tidak menusuk, dan aroma espresso yang tetap terjaga, maka minuman ini adalah jawaban yang sempurna. Keunggulan utama dari spanish latte adalah fleksibilitasnya; ia bisa menjadi penyemangat di pagi hari dalam versi panas, atau menjadi teman pelepas dahaga di siang bolong dalam versi dingin dengan es yang melimpah.
Sebagai rekomendasi akhir, cobalah untuk bereksperimen dengan jenis biji kopi yang berbeda saat memesan atau membuat Spanish Latte. Biji kopi dari Amerika Latin seperti Brazil atau Colombia cenderung sangat cocok karena memiliki profil rasa karamel alami yang akan memperkuat karakter susu kental manis. Pada akhirnya, memahami bahwa spanish latte adalah perpaduan presisi antara teknik barista modern dan bahan tradisional akan membuat setiap sesapan Anda terasa lebih bermakna dan memuaskan bagi panca indera.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow