Resep Paru Goreng Gurih dan Cara Mengolah Agar Tidak Amis
Menemukan resep paru goreng yang sempurna seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para pecinta kuliner nusantara. Paru sapi merupakan salah satu jenis jeroan yang memiliki penggemar fanatik karena teksturnya yang unik—lembut sekaligus kenyal jika diolah dengan benar. Di berbagai rumah makan, mulai dari warung nasi Padang hingga kedai nasi uduk, menu ini selalu menjadi primadona yang cepat habis. Namun, mengolah paru di rumah membutuhkan ketelitian ekstra agar hasilnya tidak alot dan yang paling penting, tidak berbau amis.
Kunci utama dalam keberhasilan membuat hidangan ini terletak pada proses pembersihan dan perebusan awal. Tanpa teknik yang tepat, aroma khas jeroan yang menyengat dapat merusak selera makan. Oleh karena itu, artikel ini akan mengupas tuntas rahasia di balik resep paru goreng yang menggugah selera, mulai dari pemilihan bahan baku hingga teknik penggorengan agar bumbu meresap sempurna hingga ke bagian terdalam serat paru.
Rahasia Memilih Paru Sapi Berkualitas Tinggi
Sebelum masuk ke area dapur, langkah pertama yang menentukan kualitas hidangan Anda adalah pemilihan bahan baku. Paru sapi yang segar memiliki ciri visual yang sangat jelas. Pastikan Anda membeli paru yang berwarna merah muda cerah dan tidak terlihat pucat atau keabu-abuan. Paru yang sudah berwarna gelap biasanya menandakan bahwa jeroan tersebut sudah terlalu lama terpapar udara atau tidak disimpan dalam suhu yang optimal.
Selain warna, perhatikan juga aroma dan teksturnya. Paru segar seharusnya memiliki aroma khas daging sapi tanpa ada bau asam atau busuk yang menyengat. Secara tekstur, saat ditekan, paru akan terasa membal dan tidak lembek atau berlendir. Menggunakan bahan baku yang segar akan memudahkan Anda dalam proses menghilangkan bau amis nantinya, sehingga hasil akhir dari resep paru goreng Anda tetap autentik dan lezat.

Teknik Membersihkan Paru agar Bebas Bau Amis
Langkah krusial setelah membeli paru adalah membersihkannya secara menyeluruh. Cuci paru di bawah air mengalir untuk membuang sisa-sisa darah yang mungkin masih menempel di sela-sela pori. Banyak koki profesional menyarankan untuk merendam paru sejenak dalam air perasan jeruk nipis atau cuka selama 15 menit. Zat asam ini sangat efektif memecah protein penyebab bau amis yang seringkali menempel kuat pada jeroan sapi.
Setelah direndam, bilas kembali hingga bersih. Jika Anda menemukan saluran udara (trakea) yang masih menempel, Anda bisa memilih untuk membuangnya atau memotongnya kecil-kecil jika menyukai tekstur tulang muda yang renyah. Kebersihan tahap awal ini akan sangat berpengaruh pada bagaimana bumbu dalam resep paru goreng akan berinteraksi dengan daging jeroan saat proses ungkep nanti.
Proses Perebusan Tahap Pertama (Pre-boiling)
Jangan langsung memasak paru dengan bumbu halus. Lakukan perebusan pertama menggunakan air polos yang dicampur dengan jahe memar, daun salam, dan lengkuas. Proses ini bertujuan untuk mengeluarkan sisa kotoran dan busa-busa protein yang biasanya muncul saat jeroan dipanaskan. Rebus selama 20-30 menit hingga tekstur paru mulai memadat. Setelah itu, buang air rebusan pertama dan tiriskan paru.
"Perebusan awal jeroan dengan rempah aromatik bukan sekadar menghilangkan bau, tetapi juga mempersiapkan pori-pori daging untuk menyerap bumbu utama secara lebih maksimal." - Pakar Kuliner Tradisional.
Tabel Perbandingan Metode Perebusan Paru
| Metode Perebusan | Durasi Waktu | Hasil Tekstur | Efisiensi Bumbu |
|---|---|---|---|
| Panci Konvensional | 60-90 Menit | Sangat Lembut | Meresap Perlahan |
| Panci Presto (Pressure Cooker) | 20-30 Menit | Empuk Merata | Sangat Meresap |
| Metode 5-30-7 | 42 Menit | Cukup Empuk | Cukup Baik |
Langkah Langkah Resep Paru Goreng Ungkep Gurih
Setelah paru melalui tahap pembersihan dan perebusan awal, kini saatnya kita masuk ke inti dari resep paru goreng yang legendaris ini. Penggunaan bumbu rempah yang berlimpah adalah rahasia mengapa paru goreng di restoran-restoran besar terasa sangat gurih hingga ke dalam.
Bahan-Bahan yang Diperlukan
- 500 gram paru sapi (yang sudah direbus setengah matang dan diiris tipis).
- 5 siung bawang putih dan 8 butir bawang merah.
- 3 butir kemiri sangrai dan 1 sendok makan ketumbar butiran.
- 2 cm kunyit bakar dan 2 cm lengkuas.
- 3 lembar daun salam dan 2 batang serai (ambil putihnya, memarkan).
- Garam, kaldu jamur, dan sedikit gula merah secukupnya.
- Air kelapa (opsional, untuk rasa yang lebih gurih dan manis alami).
Instruksi Pengolahan Tahap demi Tahap
Pertama, haluskan semua bumbu kecuali daun salam, serai, dan lengkuas. Campurkan bumbu halus dengan irisan paru di dalam wajan atau panci. Tambahkan air secukupnya (atau air kelapa) hingga paru terendam sepenuhnya. Masak dengan api sedang cenderung kecil agar bumbu memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penetrasi ke dalam serat paru. Proses ini dikenal dengan istilah mengungkep.
Masaklah hingga air menyusut dan bumbu terlihat mengental serta menyelimuti setiap potongan paru. Setelah air habis, matikan api dan biarkan paru mendingin. Proses pendinginan ini sangat penting; membiarkan paru dalam bumbu selama beberapa jam (atau semalam di kulkas) akan membuat resep paru goreng Anda berkali lipat lebih nikmat saat digoreng nantinya.

Variasi Olahan Paru Goreng Terpopuler di Indonesia
Meskipun paru goreng original sudah sangat nikmat, masyarakat Indonesia kreatif dalam menciptakan variasi. Salah satu yang paling digemari adalah paru goreng krispi yang diiris sangat tipis menyerupai kerupuk. Untuk mendapatkan tekstur ini, paru harus dibekukan terlebih dahulu di freezer agar mudah diiris setipis mungkin menggunakan pisau tajam atau meat slicer.
Selain itu, ada juga varian paru goreng rica-rica bagi pecinta pedas. Setelah paru digoreng matang, paru kemudian ditumis kembali dengan sambal rica yang kaya akan daun jeruk dan kemangi. Variasi lainnya adalah paru goreng serundeng, di mana paru disajikan dengan taburan parutan kelapa yang digoreng bersama bumbu ungkep hingga kering dan berwarna keemasan.
Panduan Menyimpan Paru Goreng agar Tetap Awet
Jika Anda membuat dalam porsi besar, resep paru goreng ini sangat cocok untuk dijadikan stok makanan atau frozen food. Paru yang sudah diungkep dan didinginkan bisa disimpan dalam wadah kedap udara. Di dalam kompartemen lemari es (chiller), paru ungkep bertahan selama 3-4 hari. Namun, jika disimpan di dalam freezer, daya tahannya bisa mencapai 1-2 bulan tanpa mengurangi kualitas rasa secara signifikan.
Saat ingin menyajikannya, Anda hanya perlu mengeluarkan paru dari freezer dan mendiamkannya di suhu ruang hingga tidak lagi beku. Goreng dalam minyak panas sebentar saja (karena paru pada dasarnya sudah matang saat diungkep). Cara ini sangat praktis bagi Anda yang memiliki jadwal harian padat namun tetap ingin menyantap hidangan rumah yang berkualitas.

Sajikan Paru Goreng Sebagai Lauk Andalan Keluarga
Menguasai teknik mengolah jeroan sapi memang memerlukan kesabaran, namun hasil yang didapatkan tentu sepadan dengan usaha yang dikeluarkan. Paru goreng yang dibuat dengan bumbu rempah yang tepat tidak hanya memberikan kepuasan bagi lidah, tetapi juga menghadirkan nuansa kehangatan masakan rumah yang otentik. Pastikan untuk selalu menyajikannya bersama sambal korek atau sambal terasi serta lalapan segar untuk menyeimbangkan rasa gurihnya yang kuat.
Sebagai vonis akhir, keberhasilan resep paru goreng ini sangat bergantung pada keseimbangan antara rempah-rempah yang digunakan dan teknik memasak yang sabar (slow cooking). Jangan ragu untuk bereksperimen dengan tingkat kekeringan saat menggoreng, apakah Anda lebih menyukai tipe yang masih sedikit empuk di dalam atau yang garing sepenuhnya. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda kini siap menyajikan hidangan jeroan kelas restoran langsung dari dapur pribadi Anda.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow