Resep Babat Gongso Khas Semarang yang Empuk dan Lezat

Resep Babat Gongso Khas Semarang yang Empuk dan Lezat

Smallest Font
Largest Font

Resep babat gongso merupakan warisan kuliner legendaris dari Semarang yang selalu berhasil mencuri perhatian para pecinta jeroan. Hidangan ini menawarkan perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas yang meresap hingga ke serat-serat terdalam jeroan sapi. Bagi masyarakat Jawa Tengah, istilah "gongso" merujuk pada teknik menumis dalam waktu lama hingga bumbu meresap sempurna dan mengalami karamelisasi dengan kecap manis.

Kelezatan utama dari hidangan ini terletak pada tekstur babat yang empuk dan hilangnya aroma amis yang seringkali menjadi kendala saat mengolah jeroan. Menguasai resep babat gongso bukan sekadar tentang mencampur bumbu, melainkan memahami proses pembersihan dan perebusan yang tepat. Tanpa teknik yang benar, babat akan terasa ulet dan memiliki aroma yang kurang sedap, sehingga merusak pengalaman bersantap secara keseluruhan.

Mengenal Kedalaman Rasa Kuliner Khas Semarang

Babat gongso bukan sekadar masakan rumah biasa. Di kota asalnya, Semarang, menu ini menjadi pendamping wajib bagi Nasi Goreng Babat yang sangat terkenal. Sejarah mencatat bahwa kuliner ini dipengaruhi oleh budaya peranakan dan lokal yang menggunakan kecap manis sebagai elemen pemersatu rasa. Jeroan sapi, khususnya bagian babat, dipilih karena kemampuannya menyerap bumbu cair dengan sangat baik dibandingkan bagian daging lainnya.

Warung babat gongso terkenal di Semarang
Ilustrasi penyajian babat gongso di warung makan tradisional Semarang.

Jenis Babat yang Cocok untuk Digongso

Sebelum mengeksekusi resep babat gongso, Anda perlu mengetahui bahwa ada beberapa jenis babat sapi yang beredar di pasar. Pemilihan jenis jeroan ini akan memengaruhi durasi memasak dan tekstur akhir masakan Anda. Berikut adalah tabel perbandingan jenis babat sapi yang umum digunakan:

Jenis BabatTekstur VisualKarakteristik Pengolahan
Babat HandukPermukaan rata, halusPaling cepat empuk, cocok untuk tumisan cepat.
Babat Sarang Lebah (Honeycomb)Bentuk seperti sarang lebahSangat baik menyerap bumbu, tekstur sedikit kenyal.
Babat Jarit (Omasum)Berlapis-lapis seperti bukuMembutuhkan pembersihan ekstra, tekstur unik.

Bahan Utama dan Bumbu Halus yang Diperlukan

Kualitas bahan adalah kunci utama. Pastikan Anda mendapatkan babat sapi yang segar, ditandai dengan warna yang alami (bukan putih bersih karena pemutih kimia) dan aroma yang tidak busuk. Berikut adalah daftar bahan untuk mempraktikkan resep babat gongso di rumah:

  • 500 gram babat sapi segar (campuran handuk dan sarang lebah).
  • 3 lembar daun salam dan 2 batang serai (untuk merebus).
  • 5 sendok makan kecap manis kualitas premium.
  • 1 sendok makan air asam jawa.
  • Garam, kaldu jamur, dan gula merah secukupnya.
  • Minyak goreng untuk menumis.

Bumbu Halus (Spices Base)

Bumbu halus inilah yang akan menentukan profil rasa masakan Anda. Gunakan ulekan manual jika ingin rasa yang lebih autentik, atau blender untuk tekstur yang lebih halus.

  • 8 butir bawang merah.
  • 5 siung bawang putih.
  • 10 buah cabai merah keriting (sesuaikan tingkat kepedasan).
  • 5 buah cabai rawit merah.
  • 3 butir kemiri sangrai.
  • 2 cm jahe.
Bumbu halus untuk resep babat gongso
Komposisi bumbu halus segar sebelum dihaluskan untuk rasa maksimal.

Langkah Detail Cara Membuat Babat Gongso yang Empuk

Mengikuti resep babat gongso memerlukan kesabaran, terutama pada tahap perebusan. Jangan terburu-buru menumis bumbu sebelum babat benar-benar lunak. Berikut adalah langkah-langkah sistematisnya:

  1. Proses Perebusan: Cuci bersih babat di bawah air mengalir. Rebus dalam air mendidih bersama daun salam, jahe memar, dan serai. Gunakan panci presto selama 30-45 menit untuk hasil tercepat, atau panci biasa selama 2-3 jam hingga empuk.
  2. Pemotongan: Setelah empuk, angkat dan tiriskan. Potong-potong babat ukuran 2x2 cm atau sesuai selera. Pastikan potongan seragam agar bumbu meresap rata.
  3. Menumis Bumbu: Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan tanak (minyak mulai terpisah dari bumbu). Ini penting agar masakan tidak berbau langu.
  4. Proses Gongso: Masukkan potongan babat ke dalam tumisan bumbu. Tambahkan kecap manis, gula merah, air asam jawa, garam, dan sedikit air sisa rebusan babat (jika bersih).
  5. Karamelisasi: Masak dengan api kecil hingga air menyusut dan bumbu mengental serta berwarna gelap kecokelatan. Koreksi rasa sesuai preferensi Anda.
"Kunci dari babat gongso yang nikmat bukan hanya pada pedasnya, tapi pada keseimbangan antara rasa manis kecap dan aroma bumbu yang matang sempurna atau tanak." - Catatan Praktisi Kuliner Nusantara.

Tips Membersihkan Babat agar Tidak Bau Prengus

Banyak orang enggan mencoba resep babat gongso karena khawatir dengan aroma jeroan yang menyengat. Padahal, ada teknik sederhana untuk menghilangkannya. Pertama, lumuri babat mentah dengan air perasan jeruk nipis dan garam kasar, diamkan selama 15 menit, lalu sikat bagian permukaannya. Kedua, buang air rebusan pertama yang berwarna keruh, lalu ganti dengan air bersih untuk perebusan tahap kedua hingga empuk. Penambahan rempah aromatik seperti daun jeruk dan lengkuas saat merebus juga sangat efektif menetralkan aroma amis.

Cara membersihkan babat sapi agar putih dan tidak bau
Membersihkan babat dengan air mengalir dan jeruk nipis untuk menjamin kebersihan.

Variasi Penyajian dan Pelengkap Terbaik

Meskipun babat gongso sudah lezat dimakan bersama nasi putih hangat, ada beberapa cara untuk meningkatkan level kelezatannya. Di Semarang, sajian ini seringkali dicampur langsung ke dalam nasi goreng yang dimasak dengan wajan besi besar dan api arang. Kerupuk udang, acar timun, dan taburan bawang merah goreng merupakan pelengkap wajib yang memberikan tekstur kontras dalam setiap suapan.

Jika Anda menyukai rasa pedas yang ekstrem, Anda bisa menambahkan irisan cabai rawit hijau di akhir proses memasak. Aroma cabai rawit segar yang terkena panas bumbu kecap akan memberikan sensasi wangi yang berbeda. Selain itu, menambahkan sedikit irisan tomat merah saat proses gongso juga bisa memberikan sentuhan rasa segar yang menyeimbangkan rasa manis yang dominan.

Sajian Sempurna untuk Keluarga di Rumah

Memasak sendiri dengan panduan resep babat gongso ini memberikan keuntungan lebih, terutama dari sisi kebersihan dan kontrol kualitas bahan. Anda bisa memastikan bahwa jeroan yang dikonsumsi keluarga benar-benar bersih dan bebas dari bahan pengawet berbahaya. Meski hidangan ini tinggi kolesterol, mengonsumsinya secara bijak dan tidak berlebihan tetap bisa memberikan kepuasan kuliner yang tiada banding.

Bagi Anda yang baru pertama kali mencoba, jangan ragu untuk bereksperimen dengan rasio kecap dan cabai. Inti dari masakan tradisional adalah adaptasi rasa terhadap lidah masing-masing. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda kini siap menghadirkan cita rasa otentik Semarang langsung ke meja makan Anda. Selamat mencoba dan nikmati kelezatan resep babat gongso buatan sendiri yang pasti akan membuat siapapun ketagihan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow